PALEMBANG — Suara dan gagasan anggota menjadi salah satu bagian penting dalam penyusunan agenda TDA Palembang 9.0 untuk satu periode ke depan. Hal itu dibahas dalam Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) TDA Palembang yang berlangsung di Hotel Monolog, Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Rabu (2/9/2026).
Sekitar 50 peserta yang terdiri dari KSB, kepala divisi, dan jajaran anggota Pelayan TDA Palembang 9.0 hadir dalam forum yang berlangsung pukul 14.00 hingga 18.00 WIB tersebut.
Mukerda menjadi ruang bersama untuk menyampaikan ide, bertukar pandangan, sekaligus membahas kebutuhan anggota yang dapat diterjemahkan ke dalam program organisasi. Pembahasan juga diarahkan untuk menentukan target dan prioritas kegiatan selama satu periode mendatang.
Ketua TDA Palembang 9.0, Mukhlis Rackman, mengatakan forum tersebut penting untuk menyatukan visi sebelum seluruh jajaran menjalankan program kerja.
“Yang paling penting dari Mukerda ini adalah kita bisa duduk bersama, bertukar ide, menyatukan visi, dan menentukan langkah TDA Palembang ke depan. Setelah ini, kita ingin lebih banyak bergerak, berkolaborasi, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota,” ujar Mukhlis.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua TDA Palembang 9.0. Setelah itu, masing-masing kepala divisi memaparkan program kerja yang akan dijalankan selama satu tahun ke depan.
Berbagai masukan yang muncul dalam forum menjadi bagian dari proses penyusunan program. Selain merancang kegiatan mendatang, TDA Palembang juga mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya sebagai bahan perbaikan.
Hasil Mukerda mencakup penyusunan program kerja, penetapan target dan prioritas organisasi, serta pembagian tugas dan tanggung jawab pengurus. Kesepakatan yang dihasilkan juga menjadi acuan dalam menjalankan agenda komunitas berikutnya.
Salah satu fokus yang disiapkan adalah pengembangan bisnis dan networking bagi anggota. TDA Palembang juga membuka ruang untuk membangun kolaborasi dengan komunitas maupun pihak lain guna mendukung pelaksanaan program.
Setelah forum selesai, setiap program yang telah disepakati akan ditindaklanjuti melalui penyusunan timeline dan pembagian tugas. Hasil keputusan Mukerda juga akan disampaikan kepada seluruh anggota agar arah kerja organisasi dapat dipahami bersama.
Monitoring dan evaluasi akan dilakukan secara berkala untuk melihat perkembangan pelaksanaan program. Agenda lanjutan pun dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan aspirasi anggota.
Mukhlis berharap seluruh hasil pembahasan dalam Mukerda dapat segera diwujudkan dalam bentuk kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi anggota.
“Intinya, setelah Mukerda kita tidak hanya bicara, tapi langsung bergerak dan tumbuh bersama,” kata Mukhlis.
Kata kunci: TDA Palembang, aspirasi anggota, kolaborasi bisnis
Social Header