Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal melontarkan guyonan soal fenomena "cari muka" saat berpidato di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara Resepsi 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9).
Kiai Hasan awalnya mengaitkan istilah tersebut dengan kemungkinan Presiden Prabowo tidak hadir dalam acara peringatan satu abad Gontor.
"Andai kata Pak Prabowo hari ini enggak datang, nah ini muka saya taruh di mana? Akhirnya saya harus cari muka. Sekarang banyak orang yang cari muka," kata Kiai Hasan dalam pidatonya.
Ia kemudian menjelaskan istilah tersebut melalui sejumlah perumpamaan. Menurutnya, seseorang akan mencari sesuatu yang belum dimilikinya, mulai dari ijazah, nama, uang hingga jabatan.
"Orang tidak punya ijazah, cari ijazah. Orang tidak punya nama, cari nama. Orang tidak punya uang, cari uang. Orang tidak punya jabatan, cari jabatan. Orang tidak punya muka, cari muka," ujarnya.
Meski menyelipkan sindiran dalam pidatonya, Kiai Hasan tidak menyebut nama maupun mengarahkan pernyataannya kepada pejabat atau kelompok tertentu.
Ia kemudian menegaskan pilihan Gontor untuk menjadikan pendidikan sebagai jalan dalam membangun diri dan meraih tujuan.
"Kami tetap memilih pendidikan. Bapak Presiden, saya... Saya tak (mau) ngomong agak ndak enak ya, Pak. Sorry yee," pungkasnya.
Kata kunci: Gontor, Prabowo, cari muka
Social Header